Tulisan dan foto di blog ini boleh didownload digunakan dalam materi situs non-komersil dengan mencantumkan sumber asli materi. Mari hormati karya cipta mencantumkan sumber asli materi.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Menikmati Rote Ndao (Bagian 1)

Tarian awan senja hari berlatar Pelabuhan Ba'a
Masih terlalu untuk Pelabuhan Tenau, gerbang masuk penumpang masih terkunci saat mobil Avanza yang aku tumpangi masuk ke Pelabuhan. Untung 15 menit kemudian seorang petugas pintu masuk dan petugas karcis membuka gerbang masuk. Setelah mendapatkan tiket kapal feri cepat Kupan-Ba'a aku masuk ke ruang tunggu dengan beberapa penumpang yang juga datang awal pagi ini.


View pantai dari lantai atas hotel Grace
Kurang dari jam 9 aku sudah masuk ke dalam feri setelah menunggu orang-orang yang berdesakan masuk feri mereda. Setelah mendapatkan tempat duduk dan menaruk tas-tas di belakang aku berniat untuk menikmati perjalanan ini di luar sehingga kuputuskan kembali ke bagian belakang. Di belakang aku menemui sedikit keributan karena feri agak terlambat berangkat, ternyata ada masalah dengan sebuah motor yang dinaikkan ke dalam feri namun belum selesai diurus surat ijinnya. Untunglah insiden itu tidak berlangsung lama, jam 9 lewat sedikit feri sudah menarik sauhnya. Sebelum kapal feri aku tersenyum menikmati obrolan beberapa pedagang yang keluar dari kapal.
Anak-anak bermain-main berlatar senja
Beberapa saat aku menikmati laut di buritan kapal kuputuskan masuk saja kembali ke dalam karena angin kali ini terasa sangat keras, dalam beberapa saat saja mukaku terasa menebal. Di samping itu buritan juga menjadi tempat orang-orang merokok.
Mendekati jam 12 feri mendarat di Pelabuhan Ba'a. Pelabuhan ini pendek karena sisi kanan dermaga telah hancur tinggal menyisakan tiang-tiang saja, beberapa tahun yang laut ombak yang besar tidak sanggup ditahan beton-beton ini. 
Pagi hari di Pelabuhan Ba'a
Panas menyengat langsung menyergapku begitu keluar dari feri. Ini adalah kali ketiga aku mengunjungi Ba'a, ibukota Kabupaten Rote Ndao, semuanya dalam rangka tugas. Aku langsung meminta sopir mengantar ke hotel Grace yang terletak di pinggir pantai.
Aku sengaja memilih tempat ini, karena dari hotel ini aku bisa menikmati senja berlatar Pelabuhan Ba'a walaupun tentu saja lebih nikmat jika menikmati langsung dari pinggir pantai.
Saat ini di sepanjang pantai baru ada pekerjaan pemasangan beton-beton pemecah gelombang juga tembok penahan gelombang karena memang pada bulan-bulan tertentu ombak di pantai ini bisa sedemikian kerasnya.
Beton-beton pemecah gelombang
Beberapa kendaraan macam excavator dan dump truk beberapa hari ini terdengar meraung-meraung menumpahkan dan meratakan batu pasir di saat laut sedang surut.
Kebetulan pula posisi bulan sedang bulan baru sehingga pagi dan sore hari pasti laut surut, jadi walaupun agak terganggu dengan suara berisik besi-besi bermesin itu aku masih sempatkan turun ke bawah menikmati suasana senja yang sering ramai dengan anak-anak yang bermain atau orang-orang yang mencari kerang dan ikan.
(bersambung .......................)

6 komentar:

  1. sy pernah sekali ke pulau Rote, sepanjang pejalanan dengan kapal penumpang, ombaknya begitu mengagumkan dan mendebarkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asal jangan bulan Januari-Februari, itu ombaknya bukan mendebarkan tapi mencekam hehehehe

      Hapus
    2. waduh saya rencananya mau kesana bulan februari thn depan :|
      salam

      Hapus
    3. Jangan Februari mas, itu bulan-bulan ombaknya gak bisa diprediksi... seringkali pelayaran bulan2 begitu dilarang sama BMKG... yang bagus sekitar oktober-november

      Hapus
    4. kemaren ada promo tiket merpati soalnya,,bln februari ke kupang sekitar 5 hari,klo misal ombak tdk baik,selain ke rote enaknya kemana ya d kupang?

      Hapus
    5. Kalau pelayaran pas dihentikan ya berarti seluruh pelayaran dari dan ke Kupang dihentikan ya. Pilihannya kalau suka snorkling bisa di daerah Kupang atau pulau Semau.. bisa juga mengunjungi pulau Kera kalau ada perahu yang mau kesana.. di Kupang bisa ke Tablolong (pasir putih dan terumbu karang), bolok/tenau (terumbu karang)

      Hapus

Silahkan tinggalkan komentar anda disini

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tulisan Lainnya